Pasar Rakyat Sangatta dipilih sebagai lokasi percontohan program digitalisasi UMKM oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Timur. Program ini melibatkan penerapan sistem pembayaran non-tunai (QRIS) dan pembuatan katalog digital untuk produk-produk pedagang pasar.
Sebanyak 100 pedagang pasar telah dilatih menggunakan aplikasi pembayaran digital dan membuat konten promosi di media sosial. Respon pedagang sangat positif karena merasa terbantu dengan kemudahan transaksi.
Seorang pedagang sayur di Pasar Rakyat Sangatta mengaku senang dengan program ini. "Sekarang pembeli tinggal scan QRIS, tidak perlu repot bawa uang cash. Lebih aman dan praktis," ungkapnya. Program ini diharapkan dapat diperluas ke pasar tradisional lainnya di Kutai Timur.